Jurnal Gizi Terapan Indonesia https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt <blockquote> <blockquote> <p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>Jurnal Gizi Terpadu Indonesia </strong>(Indonesian Integrated Nutrition Journal) atau disingkat <strong>JGTI</strong> adalah publikasi naskah ilmiah dalam bidang gizi dan aspek terkait (gizi masyarakat, gizi klinis, gizi institusi, gizi pangan, teknologi gizi, dan lain-lain), berupa hasil penelitian dengan berbagai design penelitian, termasuk menerima studi literatur berupa sistematik review dan meta analisis</p> <p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Jurnal terbit 2 kali dalam setahun, setiap Bulan Juni dan Bulan Desember.</p> </blockquote> </blockquote> id-ID Mon, 16 Oct 2023 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.2 https://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 HUBUNGAN BODY IMAGE, FOOD HABIT, AKTIVITAS FISIK, DAN ASUPAN MAKANAN DENGAN STATUS GIZI MAHASISWI https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/8 <p><em>Mahasiswa dengan segala kesibukan akademiknya seringkali mengabaikan kesehatan dan status gizinya. Padahal mahasiswa memerlukan gizi seimbang untuk menunjang performa akademik yang baik dan terhindar dari berbagai penyakit. Terkhusus mahasiswi, status gizi yang baik akan menentukan status gizi anak-anaknya kelak. Banyak faktor yang mungkin mempengaruhi masalah gizi dan status gizi pada mahasiswi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image, food habit, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan status gizi mahasiswi asrama Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan dari bulan Februari – Oktober 2022 dengan jumlah sampel 89 mahasiswi. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan food recall 2x24 jam, kuesioner dan pengukuran. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik Uji Korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan 59,6% mahasiswi memiliki status gizi normal, 28,1 % kurus dan 12,1% gizi lebih. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara variabel body image (p-value=0,000), aktivitas fisik (p-value=0,000), dan asupan makanan (energi (p-value=0,029), protein (p-value=0,013), lemak (p-value=0,001), karbohidrat (p-value=0,021)) dengan status gizi. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara food habit (p-value=0,124) dengan status gizi. Diperlukan edukasi tentang pentingnya pola makan dengan gizi seimbang dan aktifitas fisik yang kepada mahasiswa agar memiliki status gizi yang baik.</em></p> Lensi Rispaneli, Syahrial, Resmiati Hak Cipta (c) 2023 Lensi Rispaneli, Syahrial, Resmiati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/8 Thu, 30 Nov 2023 00:00:00 +0700 PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN, PERILAKU DAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENGONTROL KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/9 <p><em>Diabetes Melitus (DM) adalah sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penatalaksanaan diabetes salah satunya adalah menstabilkan kadar gula darah untuk mencegah komplikasi diantaranya diet diabetes dan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi diet makanan diabetes melitus dengan menggunakan media lembar balik terhadap pengetahuan, perilaku dan dukungan keluarga dalam mengontrol kadar gula darah. Jenis penelitian yaitu quasi eksperiment pretest posttest with control group. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kampar Kiri Hilir di Desa Sei Simpang Dua dan Desa Sungai Pagar dari bulan Februari- November2022. Sampel berjumlah 30 responden untuk setiap kelompok yang di ambil dengan teknik purposif sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan, perilaku dan dukungan keluarga penderita diabetes melitus antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi dengan p-value (0,0001). Sedangkan pada kelompok kontrol pengetahuan dengan p-value (0,075) perilaku dengan p-value (0,078) dan dukumgan keluarga dengan p-value (0,059) ini menunjukan tidak ada perbedaan rata- rata pada kelompok kontrol. Diharapkan kepada fasilitas kesehatan untuk dapat mempertimbangkan penggunaan media lembar balik dalam memberikan edukasi diet diabetes melitus pada keluarga penderita diabetes millitus.</em></p> Siti Uswatun Khasanah, Denas Symond, Fivi Melva Diana, Resmiati Hak Cipta (c) 2023 Siti Uswatun Khasanah, Denas Symond, Fivi Melva Diana, Resmiati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/9 Thu, 30 Nov 2023 00:00:00 +0700 HUBUNGAN RIWAYAT ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI ANAK DI KABUPATEN PASAMAN https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/10 <p><em>Permasalahan gizi kurang saat ini cukup tinggi dan dikhawatirkan dapat berimplikasi pada status gizi buruk di periode selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari pemberian ASI Eksklusif terhadap status gizi anak. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh balita usia 24-59 bulan dengan sampel berjumlah 53 balita. Data yang dikumpulkan mencakup identitas ibu, identitas ayah, identitas balita, data riwayat ASI Eksklusif yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data status gizi balita diperoleh melalui perhitungan antropometri BB/U. Menurut analisis yang dilakukan tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat ASI Eksklusif dengan status gizi anak hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square diperoleh nilai p= 0,129. ASI Eksklusif bukan menjadi faktor utama dalam mempengaruhi status gizi. Perlu dilakukan penelitian lanjut dengan variabel selain ASI Eksklusif guna mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi status gizi balita</em></p> Fathia Maulida, Faiz Nur Hanum, Khairun Nisa Hak Cipta (c) 2023 Fathia Maulida, Faiz Nur Hanum, Khairun Nisa https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/10 Thu, 30 Nov 2023 00:00:00 +0700 HUBUNGAN SARAPAN, ASUPAN ZAT BESI DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SEKOLAH https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/11 <p><em>Anak usia sekolah merupakan penentu kualitas sumber daya manusia kedepannya. Konsentrasi dalam belajar akan mempengaruhi hasil belajar sehingga berdampak pada indeks pembangunan manusia dalam bidang pendidikan. Banyak faktor yang mempengaruhi konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarapan, asupan zat besi dan motivasi belajar dengan konsentrasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di SMP 41 Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat Besar Sampel penelitian sebanyak 58 siswa yang berada di kelasVII dan VIII. Pengumpulan data berupa pengisian Grid Concentration Test, Food Recall dan kuisioner motivasi belajar. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan Program SPSS dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai median adalah 5 untuk skor konsentrasi belajar responden, rata-rata kalori sarapan pagi adalah 205,3 kkal, median asupan zat besi adalah 3,9 mg dan rata-rata skor motivasi belajar responden adalah 120,55. Faktor sarapan pagi (p = 0,031, r = 0,283) dan motivasi belajar (p = 0,043, r = 0,266) memiliki hubungan bermakna dengan konsentrasi belajar sedangkan asupan zat besi tidak berhubungan dengan konsentrasi belajar (p = 0,710, r = 0,050). Pihak sekolah diharapkan dapat menambahkan pesan gizi seimbang dalam muatan pembelajaran dan memperkuat dukungan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan bekerja sama dengan institusi pendidikan tinggi dan institusi kesehatan.</em></p> Azrimaidaliza, Delvia Witri Chania, Idral Purnakarya Hak Cipta (c) 2023 Azrimaidaliza, Delvia Witri Chania, Idral Purnakarya https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/11 Thu, 30 Nov 2023 00:00:00 +0700 HUBUNGAN TINGKAT STRES, KEPATUHAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GLUKOSA DARAH PASIEN DM TIPE 2 DI PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/7 <p><em>Diabetes melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik</em> <em>hiperglikemia yang terjadi karena kelainan insulin, kerja insulin, atau keduanya. DM</em> <em>merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di</em> <em>dunia. Faktor yang dapat menyebabkan kadar glukosa darah tidak terkontroldi</em> <em>antaranya disebabkan oleh stres, kepatuhan diet dan aktivitas fisik. Penelitian ini</em> <em>bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres, kepatuhan diet dan aktivitas fisik</em> <em>dengan status glukosa darah pasien diabetes melitus tipe di Puskesmas</em><em> A</em><em>ndalas Kota Padang tahun 2023</em></p> <p><em>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain </em>cross sectional <em>yang</em> <em>dilakukan pada</em><em> bu</em><em>lan Februari – Agustus 2023. Sampel penelitian</em><em> diambil </em><em>diambil menggunakan teknik </em>simple random sampling<em> sebanyak 84 pasie</em><em>n </em><em>&nbsp;</em><em>diabetes melitus tipe 2 usia 30-59 tahun.</em> <em>Pengambilan data tingkat stres menggunakan kuesioner </em>Depression Anxiety Stress Scale <em>(DASS), kepatuhan diet menggunakan kuesioner </em>Perceived Dietary Adherence Questionare <em>(PDAQ) dan aktivitas fisik menggunakan kuesioner </em>Global Physical Activity Questionare <em>(GPAQ). Sampel. Analisis data menggunakan uji </em>fisher exact test <strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat</em> <em>stres dan kepatuhan diet dengan status glukosa darah dengan nilai </em>p-value <em>&lt;0,05. Tidak</em> <em>terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas</em> <em>fisik dengan status glukosa darah</em> <em>dengan nilai </em>p-value <em>&gt;0,05.</em> <em>Pasien diabetes melitus tipe 2 diharapkan untuk</em> <em>mengurangi kegiatan yang dapat memicu stres dan mengikuti aturan makan yang</em> <em>dianjurkan serta rutin berolahraga untuk menjaga keseimbangan tubu</em><em>h</em></p> <p><em>Kata Kunci : </em><em>Aktivitas fisik, glukosa darah, kepatuhan diet, tingkat stres</em>.</p> Huzaimi Isnaina, Nadia Chalida Nur, Azrimaidaliza Hak Cipta (c) 2023 Nadia Chalida Nur, Huzaimi Isnaina, Azrimaidaliza https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jgti.fkm.unand.ac.id/index.php/jgt/article/view/7 Sat, 16 Dec 2023 00:00:00 +0700